Menolong Allah, Tuhan kok Ditolong?

“Wahai sekalian orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, maka Dia akan menolong kamu dan akan mengukuhkan pijakan-pijakan.” (Muhammad/47:7) Ungkapan menolong Tuhan, tentu terdengar ganjil di telinga kebanyakan orang. Sebab bagaimana mungkin, kita, manusia yang serba nisbi, menolong Tuhan, padahal Dia Mahamutlak. Bukankah dalam doa-doa, justru kita yang memohon pertolongan Tuhan? Tetapi, ungkapan menolong TuhanLanjutkan membaca “Menolong Allah, Tuhan kok Ditolong?”

Beri peringkat:

Selamat Idul Fitri 1428

P u l a n g siapa yang pergi, pasti rindu pulang laksana burung yang terbang ribuan kilometer dan kembali lagi ke sarangnya maka pulang (mudik) adalah simbol kembali ke asal mula sebab kepulangan selalu mengingatkan pada sangkan paran (asal usul kejadian) dan inilah sambutan Tuhan bagi yang segera pulang — kepulangan yang tak harusLanjutkan membaca “Selamat Idul Fitri 1428”

Beri peringkat:

Maaf Memaafkan

PADA momentum Idul Fitri, khususnya di Indo­nesia, permohonan maaf telah menjadi sebuah tradisi. Lembaga-lembaga dan individu-individu, lewat berbagai media dan kesempatan, termasuk lewat iklan dan kartu lebaran, [kini email, SMS] mengungkapkan permohonan maafnya. Namun ada satu hal yang janggal dalam permohonan maaf itu. Kekhilafan apa yang menyebabkan sebuah lembaga atau seseorang menyampaikan permohonan maaf. SeringkaliLanjutkan membaca “Maaf Memaafkan”

Beri peringkat: