Kurban, Menyembelih Tuhan Palsu

  Kurban, mengutip M. Quraish Shihab, berasal dari bahasa al-Qur’an qurban, terdiri dari kata qurb yang berarti ‘dekat’ dengan imbuhan an yang mengandung arti ‘kesempurnaan’. Jadi ‘qurban’ yang diindonesiakan dengan ‘kurban’ berarti ‘kedekatan yang sempurna’. Secara syar’i—sebagaimana tuntutan Rasulullah SAW—kurban adalah penyembelihan hewan ternak (domba, sapi, atau unta) sebagai salah satu rangkaian perayaan Idul AdhaLanjutkan membaca “Kurban, Menyembelih Tuhan Palsu”

Beri peringkat:

Puasa: Jangan Teror Umat Islam

SEORANG wanita sedang mencaci-maki pembantunya di bulan Ramadhan. Kabar ini didengar Rasulullah SAW. Beliau lalu mengutus seseorang untuk membawa makanan dan memanggil perempuan itu. Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Makanlah makanan ini!” Perempuan itu menjawab, “Saya sedang berpuasa ya Rasulullah.” Rasulullah lalu menegurnya, “Bagaimana mungkin kamu berpuasa padahal kamu mencaci-maki pembantumu”. Sesungguhnya puasa adalah sebagai penghalangLanjutkan membaca “Puasa: Jangan Teror Umat Islam”

Beri peringkat:

Idul Fitri, Taqwa Sosial, Dakwah

Capaian utama dari ibadah puasa di bulan Ramadhan adalah taqwa (al Baqarah/2:183). Taqwa—seperti kita pahami dari definisi yang diberikan para khatib Jum’at—adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Definisi taqwa seperti itu sangat logis, karena, diantaranya, didasarkan pada sabda Rasulullah SAW: “Kerjakanlah apa yang diwajibkan Allah atasmu, niscaya kamu menjadi orang yang amat bertaqwa kepadaLanjutkan membaca “Idul Fitri, Taqwa Sosial, Dakwah”

Beri peringkat: