Mencari Ikhlas di Titik Nol

Apa yang dimaksud dengan ikhlas? Salah satu contoh perbuatan ikhlas yang sering dikutip adalah seorang yang sedang membuang “hajatnya” di WC. Mengapa? Dia disebut ikhlas karena tak mengharapkan apa-apa dari sesuatu yang baru saja dilepasnya. Contoh di atas tentu saja menyesatkan karena yang dilepaskan itu adalah sesuatu yang tak lagi dia butuhkan dan, mau takLanjutkan membaca “Mencari Ikhlas di Titik Nol”

Beri peringkat:

Haji, Bismillah Mengabadilah!

Pekan ini, jamaah calon haji akan menjalani prosesi haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Berbicara tentang haji, menarik untuk menjawab pertanyaan, apa di balik haji itu? Tentu dengan mudah kita bisa menjawabnya, bahwa haji adalah rangkaian tapak tilas (keluarga) Ibrahim as dan kemudian disempurnakan oleh Rasulullah saw. Bukankah Ka’bah, bangunan sederhana, sebuah bentuk kubus tuaLanjutkan membaca “Haji, Bismillah Mengabadilah!”

Beri peringkat:

Media, Ghibah, dan Aib Itu!

Suatu pagi pukul 06.30. Kompleks perumahan saya didatangi banyak loper koran—tepatnya koran kriminalitas terbitan Surabaya. Mereka berteriak-teriak menyebut nama komplek perumahan. Langsung terbayang dalam benak saya, wah pasti ada kejadian—kalau tidak kecelakaan ya kriminalitas—di perumahan yang terliput koran itu. Memang, dalam praktik pemasarannya, koran itu menerapkan penjualan langsung pada wilayah yang di dalamnya terliput kejadianLanjutkan membaca “Media, Ghibah, dan Aib Itu!”

Beri peringkat: