Mimpi Pemimpin Negeri

Wahai para (kandidat) pemimpin ….

mimpikan memimpin negeri gemah ripah lohjinawi
tanah mengembur, padi palawija dan sayur hijau royo-royo
sungai jernih mengalir di bawahnya ikan cantik menari-nari
hutan rimbun dedaunan, burung bercengkrama dan berkicau

mimpikan rakyat aman sentosa di bawah katulistiwa
sandang pangan papan cukup kesejahteraan terjaga
bersekolah bergelar dan tertampung lapangan kerja
berusaha bergotong royong berselaras saling menjaga

mimpikan jadi pemimpin yang adil nan bijaksana
sedikit bicang tak berkecak pinggang banyak bekerja
pantang memperkaya diri meminta-minta upeti
bekerja keras siang malam melayani negeri

ah, aku bermimpi di tengah ironi …..

Surabaya, Januari 2008
Mohammad Nurfatoni

Nama Ke-100

: Pak Muh

Tuhan,
kau sandang 99 nama
aku ingin menggenapkannya
menjadi namamu yang ke-100

Sidojangkung, 23 Pebruari 2008
Mohammad Nurfatoni

Kosong


kosong
hampa
suwung

begitulah sebelum semesta tereja
tiada yang ada selain kosong

ada kosong
kosong ada

kini aku dekap kosong di mana ada
menyelimuti, meliputi

ke mana aku menatap,
aku mendapat kosong

delapan penjuru mata angin
menunjuk kosong

kosong di atas
kosong di bawah

di luar kosong
di dalam kosong
kanan kiri kosong

yang terjauh kosong
terdekat pun kosong

itu kosong, ini kosong
sana kosong, sini kosong

ke mana pun, aku memeluk kosong
di mana pun, aku dipeluk kosong

tapi kosong bukan ruang
karena ruang terbentuk setelah kosong

kosong bukan tanpa isi
karena seluruh isi menumpang kosong

kosong mahaluas tak bertepi
tak ada yang membatasi

tak terwadai oleh rupa-rupa 
yang pernah menelusup hati

berjuta kata tak pernah mewakili
nalar dan akal takluk mengabdi

Sidojangkung, 17 Pebruari 2008

Mohammad Nurfatoni