Ketika Bayangan Kematian Begitu Dekat

“Saya terus berdoa dan menyebut nama Tuhan.” Mufti Mubarok, salah satu dari 148 penumpang Boeing 737-300 Adam Air yang yang mengalami insiden saat pendaratan di Bandara Juanda Surabaya, Rabu (21/2/07); seperti dikutip Jawa Pos (22/2/07). Kepanikan, juga pasrah. Dua kata yang mendominasi ruang psikologis para penumpang pesawat yang akhirnya ”selamat” tersebut. Kita sebut ”selamat”, karena pesawat tidakLanjutkan membaca “Ketika Bayangan Kematian Begitu Dekat”

Beri peringkat: