Menolong Allah, Tuhan kok Ditolong?

“Wahai sekalian orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, maka Dia akan menolong kamu dan akan mengukuhkan pijakan-pijakan.” (Muhammad/47:7) Ungkapan menolong Tuhan, tentu terdengar ganjil di telinga kebanyakan orang. Sebab bagaimana mungkin, kita, manusia yang serba nisbi, menolong Tuhan, padahal Dia Mahamutlak. Bukankah dalam doa-doa, justru kita yang memohon pertolongan Tuhan? Tetapi, ungkapan menolong TuhanLanjutkan membaca “Menolong Allah, Tuhan kok Ditolong?”

Beri peringkat:

Menulis, Menulislah!

Judul tersebut, sengaja saya pilih karena mengandung dua kategori: motivasi dan proses. Keduanya akan menunjukkan bahwa menulis itu penting sekaligus mudah bagi Anda. Jika berangkat dari kategori motivasi, maka “Menulis, Menulislah!”, saya maksudkan sebagai kalimat ajakan kepada Anda agar termotivasi untuk menulis. Mengapa keterampilan menulis perlu Anda miliki? Paling tidak ada empat alasan yang bisaLanjutkan membaca “Menulis, Menulislah!”

Beri peringkat:

Kurban, Menyembelih Tuhan Palsu

  Kurban, mengutip M. Quraish Shihab, berasal dari bahasa al-Qur’an qurban, terdiri dari kata qurb yang berarti ‘dekat’ dengan imbuhan an yang mengandung arti ‘kesempurnaan’. Jadi ‘qurban’ yang diindonesiakan dengan ‘kurban’ berarti ‘kedekatan yang sempurna’. Secara syar’i—sebagaimana tuntutan Rasulullah SAW—kurban adalah penyembelihan hewan ternak (domba, sapi, atau unta) sebagai salah satu rangkaian perayaan Idul AdhaLanjutkan membaca “Kurban, Menyembelih Tuhan Palsu”

Beri peringkat: