Curahan Hujan, Curahan Rahmat

hujanmlangi

Hujan yang dirindukan mulai sering bertandang. Awas, jangan di kemudian hari dibenci keajekannnya karena engkau tak lagi rindu kepadanya. Hujan adalah rahmat Tuhan, mari berdoa dan bersyukur saat tercurah hujan dari langit.

Hujan, seperti juga sinar mentari, adalah sapaan langit pada makhluk bumi. Langit adalah simbol sakral (suci) dan bumi sebagai yang profan (materi). Jika yang di langit turun ke bumi, seperti hujan, patut disyukuri.

Maka, sebaiknya tidak kita tutup sepenuhya rumah kita dari sapaan langit. Biarkan sinar mentari menelusup dan air membasuh rumah.

Dan rasakan belaian Tuhan melalui utusan langit berupa air hujan atau sinar mentari yang menyapa langsung di rumah kita. Subhanallah.

Alaminya rumah yang cukup sinar mentari dan basuhan air hujan. Nikmati sinarnya dan gemericiknya; hangat dan segar. Dan itu tak harus mewah.

##

Hujan hari ini cukup untuk menyapu debu yang riuh berterbangan. Semoga hujan esok dan esok cukup untuk mengisi rongga kering sumur-sumur.

Sumur-sumur debit airnya jauh menurun saat tiada hujan. Keseimbangan ekologi sudah sangat terganggu. Tapi banyak yang tak menyadarinya.

Jika musim hujan tiba, air tumpah meluber ke mana-mana. Tak banyak lagi akar pohon yang menahannya, juga lahan kosong yang menampungnya.

Kita memperebutkan lahan kosong, memangkas pohon-pohonnya lalu membetonnya. Kita tak mempersilahkan air hujan mampir, sejenak pun.

Sementara sumber air tanah kita manfaatkan nyaris tanpa batas. Jet-pump beroperasi tanpa kendali. Air tanah dikuras, air hujan dibuang.

Jadi, ini bukan anomali iklim: jika kemarau kekeringan, jika musim hujan banjir. Ini adalah ulah rekayasa kita pada pohon dan tanah kosong.

Kita maunya serba rapi dan bersih. Enggan rimbun oleh pohon, malas becek oleh lumpur. Akhirnya pohon kita tebang dan tanah kita beton.

Mohammad Nurfatoni
*) Pecinta Hujan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s