Idul Fitri, Taqwa Sosial, Dakwah

Capaian utama dari ibadah puasa di bulan Ramadhan adalah taqwa (al Baqarah/2:183). Taqwa—seperti kita pahami dari definisi yang diberikan para khatib Jum’at—adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Definisi taqwa seperti itu sangat logis, karena, diantaranya, didasarkan pada sabda Rasulullah SAW: “Kerjakanlah apa yang diwajibkan Allah atasmu, niscaya kamu menjadi orang yang amat bertaqwa kepadaLanjutkan membaca “Idul Fitri, Taqwa Sosial, Dakwah”

Beri peringkat:

Suci Saat Datang dan Pergi

Innalillahi wa inna ilaihi roojiuun. Sesungguhnya kami berasal dari Allah dan sungguh kami akan kembali kepada-Nya. Kita datang dari Allah dalam keadaan suci, maka seharusnya kita kembali kepada-Nya dalam keadaan suci pula. Inilah pesan penting yang terserap dari Idul Fitri. Ied berarti kembali dan fitr berati kesucian atau asal usul. Jadi sesungguhnya puasa Ramadhan yangLanjutkan membaca “Suci Saat Datang dan Pergi”

Beri peringkat:

Jujur dengan Puasa

SALAH satu keunggulan ibadah puasa adalah sifat kerahasiaannya. Berbeda dengan ibadah mahdhah lainnya, ibadah shalat, zakat, atau haji——di samping bisa dilihat orang lain secara kasat mata, juga membutuhkan keterlibatan pihak lain. Shalat (fardhu) misalnya, justru lebih utama dilakukan secara berjamaah dibanding dikerjakan sendirian. Dalam zakat, dikenal ada wajib zakat (muzakki) dan yang berhak menerima zakatLanjutkan membaca “Jujur dengan Puasa”

Beri peringkat: