Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempersoalkan sejumlah tayangan stasiun televisi selama Ramadhan ini. Mereka menilai beberapa tayangan tersebut menyimpang dari syiar Islam. “Hasil pemantauan yang kami lakukan, banyak tayangan yang dirasa kurang pas untuk bulan Ramadhan,” kata Ketua MUI Amidhan di Kantor Depkominfo kemarin. Tayangan-tayangan tersebut, antara lain, mengandung unsur-unsur pornografi, kekerasan, dan mistis (Jawa Pos,Lanjutkan membaca “Ambivalensi TV dan Ramadhan”
Arsip Kategori: Puasa Ramadhan
Puasa dan Kepedulian Sosial
SEBUAH riwayat menceritakan bahwa pada bulan Ramadhan ada seorang wanita sedang mencaci-maki pembantunya. Rasulullah saw mendengarnya. Lantas beliau menyuruh seseorang untuk menyediakan makanan dan memanggil perempuan itu. Kata beliau, “Makanlah makanan ini!” Perempuan itu menjawab, “Saya sedang berpuasa ya Rasulullah.” Rasulullah saw bersabda, “Bagaimana mungkin kamu berpuasa padahal kamu mencaci-maki pembantumu. Sesungguhnya puasa adalah sebagaiLanjutkan membaca “Puasa dan Kepedulian Sosial”
Menahan Ambisi dengan Puasa
Jika kita berkenan menjadikan bulan Ramadhan 1418 H sebagai ajang retrospeksi perjalanan setahun pada 1997—karena bertepatannya pergantian tahun dengan awal puasa—maka salah satu persoalan penting yang perlu kita evaluasi adalah ambisi-ambisi kita. Ambisi sebenarnya adalah sesuatu yang wajar. Katakanlah sebuah cita-cita atau harapan-harapan optimisme pada masa depan. Menjadi tidak wajar jika ambisi itu melampaui batas-batasLanjutkan membaca “Menahan Ambisi dengan Puasa”