Ilmu Menghadirkan

Seorang pemuda menemui Nabi saw. Ia berkata, “Ya Nabi Allah, izinkan aku berzina!” Orang-orang berteriak mendengar pertanyaan itu. Tetapi Nabi saw Bersabda, “Suruh dia mendekat padaku.” Pemuda itu menghampiri Nabi saw dan duduk di hadapannya. Nabi saw berkata kepadanya, “Apakah kamu suka orang lain mezinai ibumu?” Segera ia menjawab, “Tidak, semoga Allah menjadikan diriku sebagaiLanjutkan membaca “Ilmu Menghadirkan”

Beri peringkat:

Bencana di Sekitar Kita

Setiap hendak menulis tema ini, keraguan selalu menyelimuti.Maka, gagal dan gagal lagi. Dead line terlewati. Suara redaktur dari ujung telepon kembali mengingatkan, “Kapan Mas, tulisan di-email?” Saya diam. Ini salah saya. Garis mati telah terlewati. Itu artinya saya telah merugikan orang banyak. Jadwal penerbitan jadi kacau. Tentu pembaca kecewa! Tapi inilah kesulitan saya. Selalu munculLanjutkan membaca “Bencana di Sekitar Kita”

Beri peringkat:

Nilai Kita

Bagaimanakah kita harus bersikap, di tengah kehidupan yang semakin kompleks ini? Ketika keragaman status sosial, kekayaan, atau jabatan semakin tajam. Juga adanya kompleksitas masalah yang kita hadapi! Sebuah rumus mengatakan bahwa jika nilai tertentu (n) dibagi dengan bilangan tak terhingga (~), maka hasilnya adalah nol (0). Apa maknanya? Dalam logika matematika itu mengandung pengertian bahwaLanjutkan membaca “Nilai Kita”

Beri peringkat: