Semangat Idul Fitri

Idul Fitri segera datang. Seperti tahun-tahun sebelumnya kita sambut dan meriahkan hari itu dengan penuh kegembiraan, bahkan dalam beberapa kasus kita rayakan hari itu dengan pesta penuh nafsu. Agar Idul Fitri tidak sekedar menjadi rutinitas yang menjebak, maka kita perlu melakukan perenungan-perenungan mendalam untuk mendapatkan makna, semangat, atau ruh asasi Idul Fitri. Idul Fitri danLanjutkan membaca “Semangat Idul Fitri”

Beri peringkat:

Ambivalensi TV dan Ramadhan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempersoalkan sejumlah tayangan stasiun televisi selama Ramadhan ini. Mereka menilai beberapa tayangan tersebut menyimpang dari syiar Islam. “Hasil pemantauan yang kami lakukan, banyak tayangan yang dirasa kurang pas untuk bulan Ramadhan,” kata Ketua MUI Amidhan di Kantor Depkominfo kemarin. Tayangan-tayangan tersebut, antara lain, mengandung unsur-unsur pornografi, kekerasan, dan mistis (Jawa Pos,Lanjutkan membaca “Ambivalensi TV dan Ramadhan”

Beri peringkat:

Puasa dan Kepedulian Sosial

SEBUAH riwayat menceritakan bahwa pada bulan Ramadhan ada seorang wanita sedang mencaci-­maki pembantunya. Rasulullah saw mendengarnya. Lantas beliau menyuruh seseorang untuk menyediakan makanan dan memanggil perempuan itu. Kata beliau, “Makanlah makanan ini!” Perempuan itu menjawab, “Saya sedang berpuasa ya Rasulullah.” Rasulullah saw bersabda, “Bagaimana mungkin kamu berpuasa padahal kamu mencaci-maki pembantumu. Sesungguhnya puasa adalah sebagaiLanjutkan membaca “Puasa dan Kepedulian Sosial”

Beri peringkat: