Gagasan pencabutan Tap No. XXV/MPRS/1966 yang dilontarkan oleh Presiden KH Abdurrahman Wahid tak urung telah melahirkan gelombang protes, khususnya di kalangan umat Islam. Secara politis, penolakan gasasan pencabutan itu cukup bisa dipahami, terutama jika kita kaitkan dengan sejarah komunisme dalam hubungannya dengan umat Islam Indonesia pada masa silam. Namun, dalam perspektif filosofis-normatif, sesungguhnya tidak cukupLanjutkan membaca “Pro Kontra TAP N0. XXV/MPRS/1966”
Arsip Penulis:M Nurfatoni
Datang – Pergi dalam Ketiadaan
Innaalillaahi wa innaa ilaihi roojiuun. Sesungguhnya kami berasal dari Allah dan sungguh kami akan kembali kepada-Nya. Ayat di atas memberi petunjuk bahwa, pertama, kita pada dasarnya tidak ada, dan karena itu pula kita tidak punya apa-apa. Dalam bahasa matematika, kondisi seperti ini dilambangkan oleh bilangan nol (0)—sebuah bilangan yang secara aritmatika menunjukkan ketiadaan. Jadi, kitaLanjutkan membaca “Datang – Pergi dalam Ketiadaan”
Tolak Hubungan Indonesia-Israel
Pemerintah Republik Indonesia akhirnya memutuskan untuk menunda rencana pembukaan hubungan dagang dengan Israel, sebagaimana dikemukakan Menlu Alwi Shihab kepada Ketua Komisi I DPR RI, 18 Nopember 1999. Hal tersebut tentu sangat melegakan. Artinya protes keras dan keberatan yang dilancarkan berbagai kalangan umat Islam masih didengar oleh pemerintah. Namun begitu, kita tetap harus waspada bahwa suatuLanjutkan membaca “Tolak Hubungan Indonesia-Israel”