Sebelumnya saya mohon maaf karena dengan menulis tema ini saya ikut membantu menjadikan “film” Fitna dan pembuatnya, Geert Wilders, semakin terkenal. Setidaknya saya menjadi orang yang kesekian kalinya yang menulis judul dan nama pembuatnya itu, sekaligus membuat Anda yang membaca tulisan ini menjadi pengejanya yang kesekian kalinya juga. Lanjutkan membaca “Apa Salah Film Fitna? *)”
Membaca “Ayat-ayat Cinta”
Sampai tulisan ini dibuat, novel berjudul “Ayat-ayat Cinta” karya Habiburrahman El Shirazy telah terjual di pasaran lebih dari 450.000 buku [Jawa Pos, 23/3/08]. Pada saat yang lain, film dengan judul yang sama hasil adopsi novel tersebut telah ditonton lebih dari 3.000.000 penonton film di bioskop. Sebuah rekor baru jumlah penonton film bioskop di Indonesia, yang sebelumnya dipegang oleh film bertema cinta remaja seperti “Eiffel I’m in Love” (2,7 juta penonton) dan “Ada Apa dengan Cinta” (2,5 juta penonton) [Harian Seputar Indonesia, 23/3/08]. Lanjutkan membaca “Membaca “Ayat-ayat Cinta””
Mari Berpuasa Sunah (2)
Rasakan dan rasakan perolehan dari puasa sunah, terutama puasa sunah yang rutinitasnya tinggi seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Daud. Insya Allah banyak yang bisa kita dapatkan dari puasa sunah tersebut. Pertama, meminjam bahasa kawan-kawan pelatihan shalat khusyu’, kita akan merasa nyambung [sillatun] dengan Allah. Tentu, karena capaian spiritual seseorang berbeda-beda dan sangat subyektif, maka perasaan nyambung pun tidak bisa di-gebyah-uyah [generalisasi], apalagi menjadi patokan baku. Yang jelas, perasaan dekat dengan Allah lebih terasa jika kita sedang berpuasa.Lanjutkan membaca “Mari Berpuasa Sunah (2)”